Jubir Luhut Komentari Refly Harun Dilempar Botol: Kebebasan Ekspresi

  


Jakarta, radarhukum.online -- Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, mengomentari kejadian pakar hukum tata negara sekaligus pengamat politik Refly Harun terkena lemparan botol air mineral saat acara diskusi bersama akademisi Rocky Gerung di Kopi Nuri, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Menurut Jodi, kejadian yang menimpa Refly merupakan gambaran dari kebebasan berekspresi. Jodi pun bercerita Luhut sempat diteriaki dan hingga dilempari kayu saat mengikuti sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa aktivis Haris Azhar di PN Jakarta Timur.

"Saat rombongan Pak Luhut diteriaki hingga dilempari kayu dan mobilnya pun sempat dikejar, itu adalah gambaran eksplisit dari 'freedom of expression' yang mereka idamkan," ujar Jodi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (10/9).

"Mungkin inilah saatnya bagi mereka untuk merenungi kembali apakah ini sebenarnya kebebasan berpendapat yang mereka inginkan?" ucapnya.

Diberitakan, Refly terkena lemparan botol air mineral dari massa yang menolak kehadirannya acara diskusi bersama akademisi Rocky Gerung di Kopi Nuri, Yogyakarta.

Mulanya, Rocky santai menanggapi protes massa dengan celetukan-celetukannya. Ia bahkan mempersilakan mereka mendekati mimbar.

Sampai akhirnya salah seorang dari massa melempar sebuah botol air mineral ke arah mimbar dan mengenai Refly yang duduk di sebelah Rocky.

"Mungkin inilah saatnya bagi mereka untuk merenungi kembali apakah ini sebenarnya kebebasan berpendapat yang mereka inginkan?" ucapnya.

Diberitakan, Refly terkena lemparan botol air mineral dari massa yang menolak kehadirannya acara diskusi bersama akademisi Rocky Gerung di Kopi Nuri, Yogyakarta.

Mulanya, Rocky santai menanggapi protes massa dengan celetukan-celetukannya. Ia bahkan mempersilakan mereka mendekati mimbar.

Sampai akhirnya salah seorang dari massa melempar sebuah botol air mineral ke arah mimbar dan mengenai Refly yang duduk di sebelah Rocky.

Acara pun kembali berlanjut. Selepas acara, Rocky dan Refly menyesalkan insiden pelemparan botol di tengah acara. Refly akan mempertimbangkan untuk melaporkan insiden itu ke polisi.

"Saya kira nanti kita akan pertimbangkan, ya. Karena, kan, tadi kita tidak tahu siapa yang melakukan pelemparan, kecuali kita ada bukti. Tapi mestinya pak polisi tahu. Saya, kan, orang yang tidak mau merepotkan orang lain sesungguhnya," kata Refly.(read.al)



0 Komentar