MOJOKERTO- Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kota Mojokerto. Kali ini, kobaran api melalap semak belukar dan ilalang kering di lahan kosong yang berada di Jalan Tirta Suam, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Jumat (3/7) petang. Besarnya kobaran api sempat membuat warga sekitar khawatir karena titik kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 18.20 WIB. Saat itu, api terlihat muncul dari bagian tengah lahan kosong dengan luas sekitar 25 meter persegi. Kondisi vegetasi yang mengering akibat cuaca, ditambah embusan angin yang cukup kencang, membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh area yang dipenuhi ilalang.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya ke petugas pemadam kebakaran. Laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Lim To Yoong sehingga tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Mojokerto Suyitno mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung menerjunkan personel ke lokasi. Respons cepat dilakukan untuk mencegah api merembet ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar lahan.
"Laporan kami terima dari warga atas nama Lim To Yoong. Kurang dari 10 menit setelah laporan masuk, tim sudah tiba di lokasi untuk melakukan penanganan," ujarnya.
Dalam proses pemadaman, dua regu pemadam kebakaran diterjunkan, masing-masing dari Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Mojokerto dan tim Gama. Sebanyak tujuh personel dikerahkan untuk melakukan penyekatan sekaligus penyemprotan di sejumlah titik yang masih terbakar.
Petugas terlebih dahulu melokalisasi area kebakaran agar kobaran api tidak meluas. Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah berjibaku sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
"Sekitar pukul 18.58 WIB api sudah berhasil dipadamkan dan proses penanganan dinyatakan selesai," jelas Suyitno.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, dugaan sementara mengarah pada mudah terbakarnya ilalang dan semak yang sudah mengering. Dalam kondisi cuaca panas dan berangin, percikan api sekecil apa pun berpotensi memicu kebakaran yang cepat meluas.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Api juga berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Sementara itu, besaran kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan, petugas meninggalkan lokasi dalam kondisi aman.
"Korban jiwa nihil. Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan. Selama proses pemadaman tidak ada kendala dan situasi di lokasi sudah dipastikan aman," pungkasnya.(red/lis)
0 Komentar